Sistem Peringatan Dini Bencana Longsor Menggunakan Sensor Accelerometer dan Sensor Soil Moisture Berbasis Android

Iis Sulistyo Wibowo, Prahenusa Wahyu Ciptadi, R. Hafid Hardyanto

Sari


Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki khasus bencana geologi cukup tinggi salah satunya yaitu bencana gerakan tanah atau yang dikenal tanah longsor. Bencana tanah longsor terjadi karena pergeseran tanah, banjir dan curah hujan dengan intensitas air hujan yang tinggi mengakibatkan kadar air dalam tanah berlebihan. Bencana tanah longsor merupakan bencana geologi yang sangat menimbulkan kerugian. Pada penelitian ini akan menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP-8266, kamera ESP32-CAM, sensor MPU6050 dan Soil Moisture. Sensor MPU6050 akan mendeteksi pergerakan dan sensor soil moisture akan mendeteksi kelembapan. Hasil akan di simpan di database dan akan di kirim ke aplikasi Android. Penelitian ini juga dilengkapi dengan live streaming di web dan jika terjadi pergerakan akan mengambil gambar lalu di kirim ke telegram.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


T. H. Karyono, “WUJUD KOTA TROPIS DI INDONESIA: SUATU PENDEKATAN IKLIM, LINGKUNGAN DAN ENERGI,” vol. 29, no. 2, p. 6.

Balai Penelitian dan Pengembangan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, P. Dyah Susanti, A. Miardini, and B. Harjadi, “ANALISIS KERENTANAN TANAH LONGSOR SEBAGAI DASAR MITIGASI DI KABUPATEN BANJARNEGARA (Vulnerability analysis as a basic for landslide mitigation in Banjarnegara Regency),” JPPDAS, vol. 1, no. 1, pp. 49–59, Apr. 2017, doi: 10.20886/jppdas.2017.1.1.49-59.

K. D. Priyono, Y. Priyana, and P. Priyono, “Analysis Landslide Hazard in Banjarmangu Sub District, Banjarnegara District,” For. Geo., vol. 20, no. 2, May 2016, doi: 10.23917/forgeo.v20i2.1810.

“RBI (Resiko Bencana Indonsia),” 2016. bnpb.go.id /data-bencana/lihat-data BNPB.

Retia Kartika Dewi, “Data Bencana BNPB pada 2019,” kompas.com, Apr. 30, 2019. kompas.com (accessed Aug. 21, 2020).

S. Arifin and P. Pusbangja, “IMPLEMENTASI PENGINDERAAN JAUH DAN SIG UNTUK INVENTARISASI DAERAH RAWAN BENCANA LONGSOR (PROPINSI LAMPUNG),” p. 10.

F. N. Hamida and H. Widyasamratri, “RISIKO KAWASAN LONGSOR DALAM UPAYA MITIGASI BENCANA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS,” vol. 24, no. 1, p. 23, 2019.

E. Mardhatillah and W. Wildian, “Rancang Bangun Sistem Peringatan Dini Tanah Longsor Berbasis Mikrokontroler ATmega328 Menggunakan Metode Penginderaan Berat,” JFU, vol. 6, no. 2, pp. 162–168, Apr. 2017, doi: 10.25077/jfu.6.2.162-168.2017.

O. O. Artha, B. Rahmadya, and R. E. Putri, “Sistem Peringatan Dini Bencana Longsor Menggunakan Sensor Accelerometer dan Sensor Kelembabapan Tanah Berbasis Android,” j.inf.tech.comp.eng, vol. 2, no. 02, pp. 64–70, Sep. 2018, doi: 10.25077/jitce.2.02.64-70.2018.

W. Adhy and K. Ratnawati, “Tanah Andosol Indosnesia,” p. 156, 2014.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.